Tak semudah melafazkan nya
Ikhlas ternyata tak semudah mengucapkannya. Walau puluhan buku telah dibaca, namun tak ada jaminan ia kan hadir di dalam diri. Sebab mengetahui belum berarti mengamalkan dengan benar.
benar dan salah di mata intelektual
Seorang Intelektual sejati memiliki keyakinan yang kuat tentang sesuatu yang mereka anggap benar dan salah. Benar dan salah tidak hanya untuk di letakkan di dalam ruang kognisi mereka saja dengan menjadikan pengetahuan tentang benar dan salah sebagai status keilmuan belaka. Lebih daripada itu mereka memposisikan apa yang mereka ketahui sebagai arahan untuk bertindak, ibarat carian tembaga panas yang di tuangkan dalam sebuah cetakan pengetahuan, sehingga lahirlah manusia-manusia yang seolah-olah menjadi bayangan nyata dari pengetahuan yang mereka miliki.
Intelektual ?
Tak sepatutnya seorang intelektual berada di ujung menara gading sembari meninggalkan masyarakat yang dulu menjadi induknya. Sebaliknya ia adalah benteng pertahanan terhadap semua kezaliman yang dihadapi oleh masyarakat. Ia siap menggempur siapa saja yang mencoba mencokolkan kezaliman ditengah-tengah masyarakat.
Seorang intelektual sejati tak akan pernah terjebak dalam sangkar elitisme!!!


Komentar Terakhir